Buscar

Selasa, 31 Januari 2012

Gadis kecil ditelan buaya di NTT disaksikan ayahnya, jadi berita Dailymail dan The Telegraf


berita2.com (Kupang, NTT) : Dua media masa berpengaruh di dunia, Dailymail dan The Telegraf memberitakan secara kucup mencolok peristiwa seorang gadis kecil yang dimakan buaya di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Seekor buaya besar telah menelan seorang gadis cilik bernama Juraida (10) saat bersama ayah dan kakaknya menangkap penyu di muara Sungai Wailolon, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (18/1/2012) sekitar pukul 17.00 WITA. Gadis itu diterkam buaya kurang dari satu menit.
Tubuh gadis malang itu diseret ke tengah muara dan langsung ditelan. Kejadian itu disaksikan langsung oleh ayah dan kakaknya. Namun, mereka tidak mampu berbuat apa-apa.
Keduanya kemudian berlari ke kampung untuk minta pertolongan kepada warga. Pencarian terhadap Juraida melibatkan puluhan orang dan aparat kepolisian. Hingga Sabtu (21/1) malam, korban belum ditemukan.

Warga hanya menemukan potongan ikat rambut, rok, dan baju dalam kondisi robek.

Barang-barang itu ditemukan di hamparan pasir tak jauh dari lokasi kejadian. Wakil Bupati Lembata Viktor Mado Waton mengatakan, saat kejadian, sang gadis cilik bermain di pinggir muara dengan kedalaman air sekitar 40 sentimeter.
Tiba-tiba seekor buaya muncul dan menerkam.

"Ada laporan yang menyebut temuan usus, tetapi belum diketahui kebenarannya," kata Viktor.

Sampai Sabtu malam,
pencarian terhadap siswi kelas III Sekolah Dasar (SD) Wailolon itu masih berlangsung.

Peristiwa warga diserang buaya terjadi di lokasi yang sama pada 23 Desember 2011.
Ketika itu seorang warga bernama Anton Boli Wolor (39) asal Desa Watokobu, Kecamatan Nubatukan menderita luka robek pada bahu dan dada bagian kiri karena diserang buaya. Beruntung, ia berhasil diselamatkan dan mendapat perawatan di rumah sakit.


*Buaya kalah berkelahi dengan kucing

0 komentar:

Silahkan Tinggalkan Komentar anda disini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... -->
 
All About Lembaga cyber information | Copyright © 2011 Diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger