Buscar

Sabtu, 18 Februari 2012

Benarkah Ular Makan Manusia Itu Ada

Mungkinkah ada ular makan manusia? Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Kita tahu bahwa ukuran tubuh ular berbeda-beda, dari ukuran yang paling kecil hingga yang paling besar. Anda tahu ular phyton atau ular sanca? Kedua jenis ular tersebut memiliki ukuran tubuh yang besar. Bahkan, untuk jenis ular phyton dan sanca tertentu ada yang mencapai 10 meter atau lebih. Dengan ukuran tubuh yang sepanjang itu, tidak mustahil jika ular makan manusia itu ada. Terlepas dari bagaimana ular makan manusia, fenomena ular makan manusia memang pernah terjadi.
Mendengar ada ular makan manusia mungkin membuat sebagian kita merasa takut sekaligus merasa aneh. Tak terbayangkan bagaimana caranya ular makan manusia, apakah seperti halnya dengan buaya atau harimau yang memakan mangsanya, ataukah ular makan manusia secara beramai-ramai? Namun, jika dicerna lebih jauh lagi, bisa dikatakan jika ular makan manusia, berarti betapa laparnya ular tersebut sehingga manusia pun menjadi incarannya.
Pada umumnya, sebagian kita takut dengan ular karena ular memiliki bisa yang sangat beracun dan mematikan sehingga tak terlintas di pikiran ada ular makan manusia.

Ular Makan Manusia - Kemampuan Ular Makan Manusia

Ular makan manusia pernah terjadi di Deli Serdang, Sumatera Utara. Ular makan manusia yang dimaksud adalah ular dari jenis phyton. Ular phyton ini memangsa seorang pelajar SMP PGRI yang sedang bermain di pinggiran Sungai Tembung. Peristiwa ini merupakan peristiwa yang jarang sekali terjadi, bahkan bisa dikatakan peristiwa tersebut adalah yang pertama kali terjadi.
Anda pasti membayangkan tubuh anak tersebut hancur dimakan ular, namun ternyata tidak demikian. Anak tersebut sempat dililit ular makan manusia itu dan tidak dapat diselamatkan, tubuh anak tersebut masih bisa dilepaskan dengan bantuan warga setempat.
Tentu kita tak ingin peristiwa ular makan manusia tersebut terulang kembali. Meski untuk di tempat-tempat yang lain, ada ular makan manusia dengan menelan tubuh mangsanya bulat-bulat. Anda dapat lihat di web Azmieyusoff.blogspot.com, ada beberapa ular makan manusia yang berhasil ditangkap dalam kondisi telah menelan mangsanya. Web tersebut dapat menjawab pertanyaan di benak Anda. Ular makan manusia itu memang ada dan ternyata manusia juga menjadi salah satu mangsa favoritnya.
Ular yang memiliki tubuh yang sangat besar, tak mustahil bisa menelan manusia. Jadi, kita jangan meremehkan kemampuan ular dengan ukuran tubuh yang besar. Meski ular tidak menguyah mangsanya, bukan berarti ular makan manusia tidak ada. Melihat ada ular makan manusia, tentu membuat kita berpikir bagaimana ular makan manusia bisa menelan tubuh manusia yang tidak bisa dibilang kecil. Apalagi jika tubuh manusia dewasa juga bisa masuk ke dalam tubuh ular. Namun, yang terjadi justru di luar dugaan kita, bahwa ternyata ada ular makan manusia.
Bagaimana sebenarnya ular makan manusia itu? Kenapa sampai terjadi ular makan manusia. Terlepas apakah ular tersebut sangat lapar atau tidak dan terlepas dari ukuran ular yang besar atau tidak, pasti dibutuhkan waktu yang tidak singkat untuk seekor ular bisa menelan tubuh manusia. Anda masih ingat dengan sistem pencernaan ular? Mungkin penjelasan sistem pencernaan ular dapat sedikit memberikan gambaran untuk kita kenapa sampai terjadi ular makan manusia.
Ular memiliki bisa untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Bisa ular sangat beracun dan bisa ular makan manusia tersebut tersimpan di gigi taringnya. Jika hendak makan, ular akan menggigit mangsanya terlebih dahulu. Bisa yang ada di taring ular tersebut disuntikkan ketika ular menggigit mangsanya.
Bisa ular mengandung enzim pencernaan yang memudahkan ular mencerna makanannya setelah ditelan. Lalu, enzim pencerna ini melarutkan dan menyerap segala sesuatu mangsanya kecuali rambut dan cakar. Berdasarkan cara ular memakan mangsanya tersebut, dapat disimpulkan mengapa bisa ular makan manusia, yaitu sebagai berikut.
  • Manusia yang menjadi mangsa ular makan manusia sebelum ditelan, ular melilit terlebih dahulu tubuh manusia. Ingat, tubuh ular makan manusia itu sangat besar sehingga mampu melilit tubuh manusia.
  • Setelah berhasil dililit dan sulit untuk lepas, korban digigit ular makan manusia sambil melepaskan bisa yang mengandung enzim pencerna tersebut. Enzim pencerna dalam bisa tersebut telah masuk ke dalam tubuh korban sehingga memudahkan ular menelannya.
  • Bisa ular tersebut membantu ular makan manusia menelan mangsanya perlahan-lahan karena perut ular mampu mencernanya. Tubuh manusia yang cukup besar dapat dicerna oleh ular. Hal ini dikarenakan usus ular bekerja terus menerus selama kurang lebih 48 jam. Jadi tidak mustahil tubuh manusia juga mampu dicerna oleh ular makan manusia.
Tidak mengherankan lagi jika ular makan manusia itu mungkin saja terjadi. Ular makan manusia yang belum sempat mencerna mangsanya, atau tubuh manusia yang ditelan masih utuh, berarti proses mencerna makanannya belum tuntas.
Artinya mungkin bergantung dari besar tubuh manusia yang dimangsanya. Jika tidak terlalu besar, kemungkinan dalam waktu 48 jam bisa dicerna. Namun jika seukuran orang dewasa, mungkin memerlukan waktu lebih dari 48 jam untuk mencernanya. Oleh karena itu, jika ular makan manusia dapat langsung tertangkap, kita masih bisa melihat tubuh ular yang tampak menggelembung karena mangsanya masih ada di perut ular.

Ukuran Tubuh Ular yang Dianggap Ular Makan Manusia

Ukuran tubuh ular makan manusia identik dengan ukuran tubuh yang besar dan panjang. Jadi, dapat disimpulkan jika tubuh ular tersebut besar, kemungkinan ular tersebut adalah ular makan manusia. Hal ini juga dapat dilihat dari berbagai peristiwa ular makan manusia yang pernah terjadi. Ular tersebut memiliki ukuran tubuh yang sangat besar. Rasanya sah-sah saja jika kita menyimpulkan ular makan manusia itu adalah ular yang memiliki ukuran tubuh yang besar dan panjang.
Kita sering mendengar penemuan ular terbesar, ular apa saja yang paling berbisa, dan informasi seputar ular lainnya. Namun, jika banyak penemuan ular dengan predikat ular terbesar, apakah ular tersebut dapat dikatakan sebagai ular makan manusia? Berikut beberapa jenis ular besar yang dianggap sebagai ular makan manusia.
  • Ular anaconda hijau. Ular anaconda ini ditemukan di Sungai Hutan Amazon, Amerika. Ular ini memiliki panjang tubuh hampir 10 meter. Bayangkan saja, butuh enam orang untuk bisa mengangkat ular besar ini yang panjang tubuhnya hampir 10 meter tersebut. Bukan hal mustahil jika ular anaconda hijau ini dikatakan sebagai ular makan manusia.
  • Ular phyton yang panjangnya hampir sama dengan ular anaconda hijau. Ular phyton ini tersebar di Asia Tenggara, dari Vietnam hingga Indonesia. Pada sebagian besar kasus, jenis ular phyton adalah jenis ular yang paling sering makan manusia.
  • Ular terbesar di dunia yang diberi nama Titanoboa. Ukuran tubuh ular tersebut diukur berdasarkan fosil yang ditemukan.Ular ini hidup di zaman purba dengan memiliki bobot tubuh lebih dari 1 ton dan panjangnya hingga 14 meter. Fosil ular ini ditemukan oleh beberapa ilmuwan di Kolombia. Dapat Anda bayangkan apa saja yang mampu dimangsa oleh ular tersebut. Meski manusia belum hidup pada masa itu, mungkin hewan besar yang hidup di hutan menjadi mangsanya.
  • Di Mahakam Ulu, Kalimantan Barat pernah digemparkan dengan kemunculan sepasang ular raksasa berdiameter 60 sentimeter dengan panjang sekitar 40 meter. Ular raksasa yang kemudian dinamakan dengan ular naga tersebut muncul pada Januari 2010 lalu. Ular besar ini memiliki empat kaki dan warna kulitnya hitam.
  • Ular kobra berwarna hitam ini memiliki diameter tubuh 40 sentimeter dan ditemukan di Pamekasan, Madura pada bulan Maret 2010. Ular kobra ini memakan manusia karena pada saat ditemukan, ular ini memakan mayat manusia.
Tidak menutup kemungkinan ular-ular berukuran besar yang disinyalir ular makan manusia ini muncul lagi di kemudian hari. Ular makan manusia termasuk peristiwa jarang terjadi. Namun bukan berarti ular makan manusia tidak ada. Sudah sepantasnya kita sama-sama menjaga keseimbangan alam agar peristiwa ular makan manusia tidak akan terjadi lagi.     

0 komentar:

Silahkan Tinggalkan Komentar anda disini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... -->
 
All About Lembaga cyber information | Copyright © 2011 Diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger