Anda yang hobi nonton film, tentunya butuh masukan, rekomendasi atau paling tidak sinopsis singkat dari sebuah film bukan? Sumber pencarian anda untuk mendapatkan semua itu tentunya adalah sebuah media yang khusus memberikan ulasan tentang film. Kalo di media cetak kita mengenal beberapa majalah tentang film seperti Cinemags, Movie Monthly (M2) dan Total Film. Ada juga majalah berbentuk digital dan bisa didownload secara gratis seperti Flick Magazine. Nah, beberapa blogger Indonesia yang juga seorang pecinta film ada yang membuat niche blog berupa ulasan-ulasan film. Jumlahnya setahu saya cukup banyak, namun kali ini kita akan membahas 4 di antaranya, sekedar diketahui pemilihan ini sifatnya cenderung subjektif. Blog ini cukup sering saya kunjungi, beberapa di antaranya kemudian menjadi blog favorit saya perihal mencari ulasan film. Selain tentunya faktor konsistensi dan kualitas postingan. Jadi pemilihan keempat blog ini tidak bermaksud mewakili blog-blog film yang ada lainnya, juga bukan berarti keempatnya adalah yang paling baik. Saya mencoba memberikan referensi bagi anda para penggemar film, mari kita simak keempatnya :
Blog satu ini digarap keroyokan, sayangnya tidak dijelaskan di halaman “about” mereka tentang siapa-siapa saja di balik blog ini, saya menangkap kesan “keroyokan” dari kata “kami” di halaman “about”-nya (meski belum tentu juga sih).
Blog ini memberikan tiga informasi utama berupa preview film, review film dan berita seputar dunia perfilman. Selain itu ada juga Box Office Report, Flashback plus Flick Magazine Preview, majalah film digital Indonesia yang bisa didownload secara gratis.
Warna dasar hitam putih, dan headernya adalah kutipan beberapa postingan terakhir beserta gambar yang merupakan cuplikan adegan dalam film yang diulas. Dari segi postingan, mereka menuliskannya dengan singkat namun tetap enak dibaca dan tidak terkesan asal-asalan. Bahkan beberapa ulasan mereka juga ditambah dengan opini penulis, sehingga hobi nonton tidak sekedar bercerita mengenai film, tapi pelajaran apa yang bisa diambil setelah menonton film yang mereka ulas.
Sebenarnya saya agak bingung juga dengan nama blog ini, karena di home page mereka menggunakan horor pop corn, padahal nama domainnya hororsekarepekdewek.blogspot.com, namun apapun itu blog ulasan film yang satu ini sangat cocok untuk anda penggemar film-film horor.
Perhatikan saja nama-nama kategori mereka, zombie, asian horror, splasher, splatter, thriller, vampire, mistery, gore dan beberapa kategori lainnya yang membuat kita paham akan aliran-aliran dalam film horor. Belum lagi warna dasarnya yang hitam, beberapa gambar di sidebar dan header yang sangat horor.
Sama seperti hobi nonton, blog ini juga dikerjakan keroyokan. Yang menarik, para penulisnya menggunakan nama alias dari karakter dalam film horor. Jumlah penulisnya ada tiga yaitu zombem, Ming, Ringo beserta foto hantunya. Seram, bukan?
Untuk horor pop corn atau horor sekarepekdewek (ini adalah kalimat dalam bahasa jawa, dalam bahasa Indonesia artinya horor semaunya sendiri) ini, dari segi postingan ulasan menurut saya mereka termasuk mumpuni. Wawasan mereka akan film horor dan segala pernak-pernik di dalamnya, bisa dilihat postingan mereka yang mendalam dan detail dalam menjelaskan film yang diulas dan nampaknya mereka juga paham sinematografi atau setidaknya sebagai penonton mereka bisa memposisikan diri sebagai penonton yang kritis dan apresiatif tidak jadi penonton “sambil lalu”. Bukan hanya cerita yang diulas, namun juga ide cerita yang ditawarkan tiap film, plot, gaya penuturan dan adegan-adegan horor yang muncul dibahas dalam blog unik ini. Dari segi ulasan, bisa dibilang mereka cukup jago dan nampaknya tidak perlu diragukan lagi tingkat maniaknya terhadap film horor.
Meskipun dari segi ulasan mereka bagus dan mendalam, pihak blog ini malah menegaskan bahwa ulasan (review) mereka adalah suara konsumen, seperti yang mereka ungkapkan di flash text yang muncul di header blog ini, kutipan dari salah satu reviewernya zombem yang menurut saya keren:
quote from zombem : ” Gue nulis (review ) sebagai penggemar, bukan jurnalis & bukan kritikus. Gue ngga punya kepentingan apapun dalam nulis keburukan sebuah film ataupun ngehujaninnye pake kata2 pujian selaen kepuasan pribadi. Gue itu “fan”, target-market, pangsa-pasar & di era modern ini, orang2 kaya gue punya hak. Jadi gue lebih suka kalo (review-an) ini gue lakuin buat jadi “suara konsumen”.
Blog ulasan film yang satu ini benar-benar dikerjakan oleh seorang “jagoan”. Kenapa? Karena updatenya termasuk rajin, bahkan sangat sering. Berbeda dengan kedua blog sebelumnya, Jagoan Movies dikerjakan seorang diri. Pemiliknya adalah Gabby Hakim, Mahasiswi asal Jakarta yang mengaku sangat menggilai film.
Dibandingkan dengan dua blog sebelumnya, dari segi ulasan, Jagoan Movies rata-rata tidak terlalu panjang penulisannya. Jagoan Movies hanya menceritakan sinopsis singkat film, sisi menarik dan tidaknya dari film tersebut dan beberapa rekomendasi kenapa harus menonton film yang diulas. Keunggulannya, seperti yang saya bilang tadi, cukup rajin diupdate sehingga untuk para penonton yang sering ketinggalan nonton film seperti saya akan sangat terbantu. Blog ini juga beberapa kali memposting poster-poster baik resmi atau teaser dari film-film yang akan beredar, kalau belum puas dengan poster di side bar kanan atas anda bisa menonton trailer-trailer film yang dikumpulkan dalam tiga kategori “New”, “Hot” dan “Soon”
Sekilas yang saya tahu, Gabby sang pemilik blog juga termasuk rajin datang ke acara-acara festival film seperti Jiffest dan Inaff. Bahkan sampai saat posting ini ditulis, posting terakhirnya adalah wawancara eksklusif dengan Arifin Putra, salah satu pemeran dalam film “Rumah Dara” film bergenre Slasher yang menghebohkan itu.
4. Gila Sinema
Satu lagi Movieholic yang membuat blog ulasan film, dibuat satu orang hanya sayangnya saya tidak menemukan halaman “about” di sini. Namun dari shoutbox dan komentar yang munculnya, nampaknya blog ini dikerjakan oleh seorang pria asal Solo. Dibanding Jagoan Movies yang mengklasifikasikan kategori postingnya dengan spesifik berdasar genre film yang kita tahu (action, drama, comedy, horror, dll) Gila Sinema mengklasifikasikannya dalam kategori versinya sendiri (freshing, funny, inspiring, thrilling).
Namun dari segi ulasan, menurut saya Gila Sinema lebih lengkap dan dalam dibanding Jagoan Movies. Tidak hanya synopsis, namun aspek cerita, kesan dan kesan serta penilaian bloggernya tentang akting pemain-pemain di film yang diulas juga dibahas.
Satu hal yang saya sukai dari blog ini adalah adanya “award” versi Gila Sinema. Seperti 8 Film Indonesia di Tahun 2009 dan Gila Sinema Award 2009 : Top 20 Movies setidaknya ini bisa menjadi referensi yang membantu anda menentukan mana film yang pantas ditonton.
Satu lagi yang menarik, Gila Sinema juga cukup sering membuat postingan tentang film-film lawas yang menarik atau ulasan film-film karya sutradara tertentu dan bisa jadi pilihan untuk dikoleksi, seperti top 8 of 2009 by quentin tarantino dan 20 di tahun 2003.
===================================================
Oke, dari keempat blog yang dibahas di atas mana yang anda suka? Atau anda punya pilihan lain dalam mencari informasi seputar film? Silahkan berkomentar. Semoga ini bisa menjadi referensi baru bagi anda penggemar film dan blogger, siapa tahu ada yang terinspirasi membuat blog ulasan film namun dengan niche yang lebih spesifik. Misalnya niche blog ulasan film khusus drama atau film-film superhero (kalau ada yang bahas superhero saya seneng banget deh hehehe), atau bahkan mau mengkhususkan niche blog ulasan film Indonesia saja? Tidak hanya ulasan, namun juga gagasan untuk industri film yang meski tengah bangkit namun kualitasnya belum cukup mumpuni. Saya yakin kalau digarap dengan serius, blogger akan punya sumbangsih tersendiri untuk dunia perfilman.




